Bagaimana Stroke Didiagnosis?

Stroke didiagnosis melalui kombinasi penilaian neurologis, pencitraan otak, dan tes darah pendukung. Di Sunway Medical Centre Penang, tim spesialis stroke kami tersedia sepanjang waktu untuk melakukan penilaian dan diagnosis segera begitu pasien tiba.

Tujuannya adalah untuk memastikan apakah stroke telah terjadi, mengidentifikasi jenisnya, menemukan bagian otak yang terdampak, dan menentukan penyebab yang mendasarinya — semuanya secepat mungkin, karena setiap menit tanpa pengobatan berarti lebih banyak jaringan otak yang berisiko.

Dokter membaca hasil MRI otak

 

Fasilitas Diagnostik Kami

Sunway Medical Centre Penang dilengkapi dengan teknologi lengkap yang diperlukan untuk mendiagnosis stroke secara cepat dan akurat. Fasilitas kami yang beroperasi sepanjang waktu mencakup:

  • CT scanner
  • MRI Brain dan MRA Brain
  • Hybrid Catheterisation Laboratory (cerebral angiography dan prosedur endovaskular, ekokardiografi, dan pemantauan jantung penuh)

 

Pemeriksaan Apa yang Dilakukan Saat Stroke?

Mendiagnosis stroke melibatkan beberapa pemeriksaan yang dilakukan secara berurutan dengan cepat. Pencitraan otak adalah yang paling penting, namun tes darah, pemantauan jantung, dan penilaian pembuluh darah juga berperan penting dalam membangun gambaran lengkap tentang stroke dan penyebabnya.

1. CT Scan Otak

CT scan hampir selalu menjadi pemeriksaan pertama yang dilakukan saat stroke dicurigai. Prosedur ini cepat dan sangat efektif untuk menjawab pertanyaan paling mendesak dalam penanganan stroke: apakah ada perdarahan di otak?

Ini sangat penting karena jenis-jenis stroke memiliki penanganan yang berbeda:

  • Stroke iskemik (Ischaemic Stroke) – disebabkan oleh pembuluh darah yang tersumbat
  • Stroke hemoragik (Haemorrhagic Stroke) – disebabkan oleh perdarahan

Kedua jenis stroke ini memerlukan pengobatan yang sepenuhnya berbeda. Memberikan obat pelarut bekuan darah kepada pasien yang sedang mengalami perdarahan di otak bisa sangat berbahaya. CT scan dapat memberikan informasi penting ini dalam hitungan menit.

Selain menyingkirkan kemungkinan perdarahan, CT scan juga dapat menunjukkan tanda-tanda awal kerusakan jaringan otak akibat berkurangnya aliran darah, serta pembengkakan otak dan perubahan struktural lainnya.

2. MRI Brain (Magnetic Resonance Imaging)

MRI (Magnetic Resonance Imaging)

MRI menggunakan medan magnet kuat dan gelombang radio untuk menghasilkan gambar otak yang sangat detail tanpa menggunakan radiasi. MRI jauh lebih sensitif terhadap kerusakan stroke awal dan dapat mendeteksi perubahan pada jaringan otak dalam hitungan menit setelah stroke terjadi, bahkan ketika CT scan belum menunjukkan kelainan apapun.

Ketika digunakan dengan teknik yang disebut Diffusion-Weighted Imaging (DWI), MRI dianggap sebagai standar emas untuk mengkonfirmasi stroke iskemik akut. DWI mendeteksi area jaringan otak yang tepat yang kekurangan darah dan oksigen, sehingga sangat berharga untuk mengidentifikasi stroke kecil di bagian dalam otak, serta stroke di batang otak atau serebelum yang sangat sulit dilihat pada CT scan standar.

3. MRA Brain (Magnetic Resonance Angiography)

MRA Brain adalah jenis MRI khusus yang berfokus pada pembuluh darah di dalam dan sekitar otak, bukan pada jaringan otak itu sendiri. MRA menghasilkan gambar pembuluh darah otak yang detail tanpa menggunakan radiasi atau zat kontras, menjadikannya pilihan yang aman dan non-invasif untuk memeriksa struktur pembuluh darah.

MRA digunakan untuk mengidentifikasi pembuluh darah yang menyempit, tersumbat, atau abnormal, termasuk aneurisma dan malformasi arteriovenosa (AVM). Kondisi-kondisi ini memerlukan penanganan khusus dan tidak dapat dideteksi secara andal hanya dengan CT atau MRI standar saja.

MRA sering dilakukan bersamaan dengan MRI Brain sebagai bagian dari penilaian neurologis yang komprehensif, memberikan gambaran lengkap tentang jaringan otak dan pembuluh darah yang menyuplainya kepada tim medis.

4. Cerebral Angiography

Untuk pasien yang mungkin memerlukan prosedur seperti mechanical thrombectomy untuk mengangkat bekuan darah, cerebral angiography juga dapat dilakukan. Ini adalah teknik pencitraan yang lebih canggih di mana kateter tipis dan fleksibel dimasukkan ke dalam pembuluh darah di pergelangan tangan atau selangkangan dan dipandu ke pembuluh darah otak di bawah panduan sinar-X langsung. Zat kontras kemudian disuntikkan untuk menghasilkan gambar aliran darah di dalam otak secara real-time dengan resolusi tinggi.

Di Sunway Medical Centre Penang, cerebral angiography dilakukan oleh Konsultan Radiologi Intervensi kami di dalam Hybrid Catheterisation Laboratory (Cath Lab). Fasilitas khusus ini dilengkapi untuk mendiagnosis dan mengobati stroke di ruangan yang sama, sehingga tidak ada penundaan antara konfirmasi diagnosis dan dimulainya intervensi.

 

Pemeriksaan Pendukung untuk Menemukan Penyebab

Mengetahui bahwa stroke telah terjadi hanyalah sebagian dari gambar keseluruhan. Mengidentifikasi mengapa stroke terjadi sama pentingnya, karena penyebabnya menentukan obat atau intervensi apa yang diperlukan untuk mencegah stroke kedua.

1. Elektrokardiogram (ECG)

Memeriksa ritme listrik jantung. Ini sangat penting karena detak jantung tidak teratur yang disebut fibrilasi atrium (AFib) adalah salah satu penyebab paling umum stroke iskemik. Ketika jantung berdetak tidak teratur, darah dapat menggenang dan membentuk bekuan yang mengalir ke otak. Mengidentifikasi AFib berarti pengobatan yang tepat dapat segera dimulai untuk mencegah hal ini terjadi lagi.

2. Ekokardiografi (Echocardiogram)

USG jantung juga dapat dilakukan untuk memeriksa struktur ruang jantung dan katup, serta mencari bekuan darah atau kelainan yang mungkin menjadi sumber bekuan yang mencapai otak.

3. USG Karotid (Carotid Ultrasound)

Menggunakan gelombang suara untuk memeriksa arteri karotid di leher, yaitu pembuluh darah utama yang membawa darah dari jantung ke otak. Penyempitan atau penumpukan plak di arteri ini merupakan faktor risiko stroke yang signifikan. Mengidentifikasi kondisi ini memungkinkan tim untuk merencanakan pengobatan — baik melalui obat-obatan maupun prosedur — guna mengurangi risiko kejadian di masa mendatang.

 

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa perbedaan antara CT scan dan MRI untuk stroke?

CT scan dilakukan pertama kali dalam keadaan darurat karena cepat dan dapat segera menyingkirkan kemungkinan perdarahan di otak, yang menentukan apakah pengobatan pelarut bekuan darah aman untuk diberikan. MRI lebih detail dan lebih sensitif terhadap kerusakan stroke awal, dan digunakan setelah situasi akut stabil untuk mengkonfirmasi diagnosis dan menilai tingkat kerusakan otak secara menyeluruh.

Apakah tes darah bisa mendeteksi stroke?

Tes darah tidak dapat mengkonfirmasi atau mendiagnosis stroke secara mandiri. Namun, tes darah merupakan bagian penting dari penilaian keseluruhan karena membantu menyingkirkan kondisi lain yang dapat menyerupai gejala stroke, memeriksa apakah pengobatan tertentu seperti obat pelarut bekuan aman untuk diberikan, serta mengidentifikasi faktor risiko yang mendasari seperti kolesterol tinggi, diabetes, atau gangguan pembekuan darah.

Apakah stroke bisa terlewat pada CT scan?

Ya, CT scan mungkin tampak normal pada tahap sangat awal stroke iskemik, terutama untuk stroke kecil atau stroke yang terletak di batang otak atau serebelum. Inilah salah satu alasan MRI digunakan sebagai tindak lanjut ketika hasil CT tidak meyakinkan, karena MRI jauh lebih sensitif dan dapat mendeteksi kerusakan stroke yang mungkin belum terlihat pada CT scan.

Seberapa cepat saya harus mencari pertolongan setelah stroke?

Segera cari pertolongan darurat begitu gejala muncul. Pengobatan stroke yang paling efektif memiliki batas waktu yang ketat — obat pelarut bekuan harus diberikan dalam 4,5 jam setelah gejala muncul, dan hasil prosedur pengangkatan bekuan jauh lebih baik semakin cepat dilakukan. Bahkan jika gejala tampak ringan atau mulai membaik sendiri, jangan tunggu. Segera hubungi bantuan darurat dan catat waktu tepat gejala pertama kali muncul.

 


 

Apa yang Terjadi Setelah Stroke Anda Didiagnosis?

Di Sunway Medical Centre Penang, begitu stroke dikonfirmasi melalui pencitraan otak dan penilaian klinis, tim spesialis stroke kami segera menentukan pengobatan yang paling tepat berdasarkan jenis stroke, area otak yang terdampak, tingkat keparahan gejala, dan berapa lama sejak onset. Setiap temuan diagnostik secara langsung membentuk jalur pengobatan yang akan diikuti.

Konsultasikan dengan Spesialis Stroke kami untuk memahami proses diagnostik dan apa yang perlu diharapkan selanjutnya.

Pelajari lebih lanjut tentang perawatan stroke di Pusat Stroke kami di Penang

Baca Selengkapnya: Apa itu Stroke? | Gejala dan Tanda Peringatan Stroke | Faktor Risiko Stroke | Pencegahan Stroke | Pengobatan Stroke | Spesialis Stroke | Rehabilitasi Stroke

Promosi

Enquiry Form

Loading ...